Sukabumi – Menyambut Tanggal 10 Juni 2026 menjadi momen penting bagi bangsa Indonesia, karena diperingati sebagai Hari Media Sosial Indonesia. Sejarah penetapan hari ini berawal dari kesadaran akan peran besar media sosial dalam membentuk komunikasi, menyebarkan informasi, serta memperkuat interaksi masyarakat di era digital. Media sosial bukan hanya sekadar ruang berbagi, tetapi juga menjadi sarana edukasi, promosi, dan penggerak partisipasi publik dalam pembangunan.
Bagi Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, momentum ini memiliki arti khusus. Kepala Dinas Perikanan, Sri Padmoko, A.Pi., M.P., menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Media Sosial Indonesia, seraya menegaskan bahwa semangat Sukabumi Mubarokah: Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah harus terus hadir dalam setiap pemanfaatan media sosial.
Sri Padmoko menekankan bahwa media sosial dapat menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam sektor kelautan dan perikanan. Melalui kanal digital, informasi tentang program pemberdayaan nelayan, budidaya ikan, hingga penguatan usaha perikanan dapat tersampaikan lebih cepat, transparan, dan menjangkau masyarakat luas.
“Nilai kebersamaan dan gotong royong yang menjadi ruh Sukabumi Mubarokah harus tercermin dalam penggunaan media sosial. Dengan cara itu, media sosial tidak hanya menjadi sarana informasi, tetapi juga wadah membangun persatuan, kemandirian, dan keberkahan bagi masyarakat,” ujar Sri Padmoko.
Momentum Hari Media Sosial Indonesia juga menjadi pengingat bahwa teknologi digital harus digunakan secara bijak, beretika, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Bagi Dinas Perikanan Sukabumi, media sosial adalah alat strategis untuk memperkuat sinergi, menyebarkan semangat positif, dan menggerakkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan sektor perikanan.
Dengan semangat Sukabumi Mubarokah, Sri Padmoko optimistis bahwa pemanfaatan media sosial akan semakin memperkuat visi Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah. Media sosial bukan hanya ruang virtual, tetapi juga bagian dari perjalanan nyata menuju kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan daerah.












