SnrNews.id, Sukabumi, 7 Maret 2026 — Memperingati Hari Nuzulul Quran, Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi mengajak seluruh masyarakat pesisir untuk menjadikan momen turunnya wahyu pertama sebagai pengingat akan pentingnya amanah, kejujuran, dan keberkahan dalam setiap aktivitas kehidupan, termasuk dalam pengelolaan sumber daya laut dan darat.
Hari Nuzulul Quran merujuk pada peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira, Makkah, pada tanggal 17 Ramadhan tahun 610 Masehi. Wahyu tersebut menjadi awal dari risalah Al-Quran yang membawa nilai-nilai keadilan, ketertiban, dan kasih sayang bagi seluruh umat.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko A.Pi., M.P., menyampaikan bahwa semangat Nuzulul Quran sangat relevan dengan tugas-tugas dinas yang menyangkut pengelolaan sumber daya alam dan pelayanan publik.
“Al-Quran mengajarkan kita tentang amanah dan keberkahan. Di sektor perikanan, itu berarti menjaga laut dengan hati, melayani masyarakat dengan jujur, dan memastikan setiap kebijakan membawa manfaat yang adil dan berkelanjutan. Inilah semangat Sukabumi Mubarokah,” ujar Sri Padmoko.
Ia menambahkan bahwa Dinas Perikanan terus berkomitmen untuk memperkuat pembinaan, pengawasan, dan pendampingan kepada nelayan serta pembudidaya ikan, agar tata kelola perikanan berjalan sesuai prinsip keberkahan dan keadilan.
“Mari jadikan Nuzulul Quran sebagai pengingat bahwa setiap langkah kita adalah bagian dari amanah. Ketika kita bekerja dengan niat baik dan semangat berbagi, maka keberkahan akan hadir di laut, di darat, dan di hati masyarakat Sukabumi,” tutupnya.






